Tips-trick|Software|

Download Software Gratis

Translate

Tampilkan postingan dengan label Dasar Sistem Kendali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dasar Sistem Kendali. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 April 2012

Menyisipkan Virus/Worm pada Windows Task Manager


 
Windows Task Manager merupakan tools bawaan windows untuk memantau aplikasi-aplikasi yang sedang berjalan, baik yang tampil maupun yang berjalan secara background. Melalui aplikasi ini user bisa melakukan penghentian suatu proses background secara paksa, menghentikan proses yang tidak dikehendaki atau menghentikan suatu aplikasi yang mengalami kondisi Not Responding. 
 
Begitu pula ketika tersadar bahwa komputer kesayangannya terserang Virus/Worm, kebanyakan user akan secara reflek menggunakan tiga jari sakti-nya untuk menekan [Ctrl]+[Alt]+[Del] guna memanggil Windows Task manager dengan tujuan menghentikan proses si Virus/Worm.
 
Cara lain untuk memanggil Task Manager ialah dengan melakukan klik kanan pada area kosong Taskbar lalu memilih menu Task manager. Bisa juga dengan mengetikkan TASKMGR pada kotak dialog RUN (Start -> Run). Atau dengan mengeksekusi langsung file taskmgr.exe yang berada di system directory (C:\WINDOWS\System32\).
 
Karena kemampuannya untuk memantau proses yang sedang berjalan dan menghentikannya secara paksa inilah yang membuat kebanyakan penulis Virus akan berusaha untuk mencegah user mengakses Windows Task Manager agar Virus/Worm yang diciptakannya sulit dihentikan.
 
Jika Anda sedang melakukan eksperimen dengan Virus/Worm, ada sedikit trik untuk 'menyisipkan' Virus/Worm Anda pada Windows Task Manager supaya nantinya ketika user mengakses Windows Task Manager justru Worm/Virus Andalah yang dijalankan, bukan Windows Task manager itu sendiri.
 
Okay, kita mulai eksperimen kita ;)
 
1. Bukalah Registry Editor, (Start) -> (Run) ketik REGEDIT
2. Pergilah ke lokasi berikut:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\taskmgr.exe
 
3. Buatlah sebuah string value dengan nama Debugger (Klik kanan pada area kosong
   panel sebelah kanan, pilih New lalu klik String Value. Beri nama Debugger).
   Perhatikan gambar berikut:
 
4. Klik ganda pada String Value yang baru Anda buat tadi.  Isikan  lokasi  Virus
   Anda pada form isian Value Data. Atau sebagai percobaan, masukkan saja lokasi
   Windows Command Processor -> C:\WINDOWS\System32\cmd.exe
   Kemudian Klik [OK] sesudahnya.
 
5. Kini cobalah untuk mengakses Windows Task Manager  dengan  menekan  kombinasi
   [Ctrl]+[Alt]+[Del] atau klik kanan pada area kosong Taskbar lalu  pilih  menu
   Task manager ... atau.. terserah Anda laah.. ^_^ dan... TA..DAAAAAA....!!
 
Task manager Anda tidak akan tampil. Yang berjalan justru Windows Command Processor sesuai dengan yang Anda isikan pada Value Data tadi.
 
Nah, kini Anda bisa mengimplementasikannya dalam Virus/Worm ciptaan anda. Dengan demikian user tidak akan bisa mengakses Windows Task Manager. Ketika user berusaha melakukan pengaksesan Task Manager, justru Virus/Worm Andalah yang berjalan ;)
 
Trik ini sebenarnya bisa juga diterapkan untuk hal-hal baik. Misalnya saja Anda merasa kurang puas dengan Windows Task Manager dan Anda ingin mengganti aplikasi tersebut dengan aplikasi sejenis yang memiliki kemampuan lebih baik, maka Anda bisa menerapkan trik ini untuk tujuan tersebut.
 
Sekian, semoga bermanfaat ;)
  
/* ------------------------------|EOF|------------------------------ */

Menembak ip lokal (Windows NT/2000/XP)

Kali ini kita akan membuat komputer sasaran Hang, Blue Screen atau Crash. Syaratnya, target kita memakai Windows XP SP1.
 
Download program SMBdie (Download programnya di Member Area www.spyrozone.net - Kategori "EXPLOITS"), lalu setelah anda extract, jalankan file SMBDie.exe. Isi ip address komputer sasaran pada input Computer (IP Address) dan juga isilah nama komputer sasaran pada input NETBIOS name, kita klik saja pada tombol Kill.
Mudah bukan? Tampilan status jika berhasil :
 
Connecting to remote computer ... (139)
Connected.
Session Established.
Protocol Negotiated .
NULL session established.
Operating System : Windows XP
Connected to IPC$,
Sending exploit ...
 
Tampilan di Status jika gagal:
Connecting to remote computer ... (139)
Unable to Connect to Remote Computer !
 
Bubbay.. ;)
  
/* ------------------------------|EOF|------------------------------ */
 

Jumat, 09 Juli 2010

DASAR TEORI Anesthesia

2.1 Anesthesia
Sebagai referensi awal, dalam Tugas Akhir ini bahwa vaporizer merupakan bagian terpenting dari system pneumatic pada mesin anesthesia Model Major International 400 – Siare. Pada vaporizerlah proses “ pembiusan” dapat diselenggarakan. Namun demikian, pemberian zat anesthesia dengan kadar yang sesuai dengan keadaan pasien masih merupakan hal yang perlu mendapat perhatian atau
pengembangan yang lebih serius. Dengan menggunakan Rangkaian Pengendali VBP ( Vaporizer Blood Pressure), maka pemberian kadar gas anesthesia kepada pasien dapat dilakukan lebih mudah. Disebabkan karena setiap ada perubahan tekanan darah (mmHg) pada pasien akan berakibat perubahan “posisi” tabung tekan dan nilai tahanan geser pada catu daya motorservo. Dengan adanya perbedaan arus catudaya diakibatkan perubahan pergerakan motorservo yang mempengaruhi posisi % volume gas anesthesia pada vaporizer.
 
2.2Jaringan Syaraf Tiruan ( JST )
A. Analogi Syaraf Biologi
            Syaraf biologis memiliki tiga komponen penting yang menjadi perhatian khusus dalam mempelajari syaraf buatan, yaitu dendrites, soma, dan axon. Fungsi dendrites adalah untuk menerima sinyal input dari syaraf yang lain. Sinyal ini berupa impulse elektrik yang  ditransmisikan melalui celah synapsis berupa proses kimiawi. Aksi pengirim kimiawi ini akan memodifikasi sinyal yang datang (dengan men-skala frekuensi sinyal yang diterima), serupa dengan aksi pembobotan pada JST.
LIHAT SELENGKAPNYA
DOWNLOAD FILE PDF 1oo kb

SISTEM PENGENDALIAN

1.1. Definisi sistem pengendalian
Secara umum sistem pengendalian adalah susunan komponen -komponen fisik
yang dirakit sedemikian rupa sehingga mampu mengatur sistem nya sendiri atau sistem
diluarnya. Sistem kontrol adalah proses pen gaturan atau pengendalian terhadap satu
atau beberapa besaran (variabel, parameter) sehingga berada pada suatu harga range
tertentu. Istilah lain sistem kontrol atau teknik kendali adalah teknik pengaturan, sistem
pengendalian, atau sistem pengontrolan
1.2. Sistem pengendalian proses
Sistem pengendalian proses adalah gabungan kerja dari alat-alat pengendalian
otomatis. Semua peralatan yang membentuk sistem pengendalian disebut istrumentasi
pengendalian proses. Contoh sederhana istrumentasi pengendalian proses adalah saklar
temperatur yang bekerja secara otomatis mengendalikan suhu setrika. Instrumentasi
pengendalinya disebut temperature switch, saklar akan memutuskan arus listrik ke
elemen pemanas apabila suhu setrika ada di atas titik yang dikehendaki. Sebaliknya
saklar akan mengalirkan arus listrik ke elemen pemanas apabila suhu setrika ada di
bawah titik yang dikehendaki. Pengendalian jenis ini adalah kendali ON -OFF.
LIHAT SELENGKAPNYA
DOWNLOAD FILE PDF 158kB

Pelacakan Kerusakan Alat Kontrol Industri

Pengetahuan Peralatan Kontrol
• Dasar Sistem Kendali
• Karakteristik Input:
– Gerakan, suhu, cahaya,
– Kelembaban, aliran air,
– Tekanan udara, dsb
– Selalu diubah jadi besaran listrik transduser
• Kendali bekerja pada sinyal input agar dihasil-
kan output yang dikendalikan/sesuai
• Output: indikator/physical action/aktuator
• Sistem yang input dan outputnya
dihubungkan oleh fungsi kendali: Sistem
Servo,
– Sistem servo open-loop: sistem kendali tanpa
feedback dari output ke input, misalnya kendali
waktu lampu lalulintas.
– Sistem servo closed-loop: sistem kendali dengan
feedback dari ouput ke input, misalnya kendali
kecepatan putaran tetap.

LIHAT SELENGKAPNYA
DOWNLOAD PDF 184 KB

VISUALISASI FENOMENA SISTEM KENDALI

1. PENDAHULUAN
Dalam bab pendahuluan ini, akan dibahas mengenai hal- hal utama yang
melandasi pembuatan Tugas Akhir. Pertama-tama, latar belakang pemilihan judul
Tugas akhir ini akan diuraikan. Dari situ kemudian perumusan masalah yang ada
dapat disimpulkan dan tujuan pembuatan Tugas Akhir dapat ditentukan.
Pembahasan ruang lingkup dari Tugas Akhir dan metodologi penelitian yang
dilakukan diuraikan juga dalam bab ini. Terakhir, sistematika penulisan laporan
Tugas Akhir akan dijabarkan.
1.1. Latar Belakang
Perkembangan teknologi pembangunan di dunia sudah sangat pesat, ini
terbukti dengan hadirnya bangunan-bangunan pencakar langit hampir di seluruh
kota di seluruh dunia, dan tak terkecuali di Indonesia. Dengan hadirnya gedung-
gedung pencakar langit ini maka dituntut juga adanya suatu sistem transportasi
vertikal yang mempunyai kecepatan yang tinggi tetapi juga memberikan
kenyamanan bagi setiap orang yang berada di dalamnya. Untuk mewujudkan
suatu alat transportasi vertikal yang seperti ini kemudian orang me nemukan suatu
alat transportasi yang diberi nama Lift (Elevator). Dalam pemakaiannya lift sangat
bergantung pada sistem kontrol elektrik yang mengontrol respon kerja dari lift
tersebut. Salah satu sistem kontrol yang dapat dipergunakan adalah PLC
(Programable Logic Controller)
LIHAT SELENGKAPNYA
CETAK 4  HALAMAN
DOWNLOAD FILE PDF 79KB

ISTILAH-ISTILAH SISTEM PENGENDALIAN

Istilah-istilah dalam sistem pengendalian
Dalam mempelajari atau mengaplikasikan sistem kendali diperlukan beberapa
pengertian tentang istilah-istilah pada pengaturan. Beberapa istilah yang sering
digunakan pada pembahasan masalah sistem pengendalian dan perlu dimengerti yaitu :
1. Masukan
Masukan atau input adalah rangsangan dari luar yang diterapkan ke sebuah
sistem kendali untuk memperoleh tanggapan tertentu dari sistem pengaturan.
Masukan juga sering disebut respon keluaran yang diharapkan.
2. Keluaran
Keluaran atau output adalah tanggapan sebenarnya yang didapatkan dari suatu
sistem kendali.
3. Plant
Seperangkat peralatan atau objek fisik dimana variabel prosesnya akan
dikendalikan, msalnya pabrik, reaktor nuklir, mobil, sepeda motor, pesawat
terbang, pesawat tempur, kapal laut, kapal selam, mesin cuci, mesin pendingin
(sistem AC, kulkas, freezer), penukar kalor ( heat exchanger), bejana tekan
(pressure vessel), robot dan sebagainya.
4. Proses
Berlangsungnya operasi pengendalian suatu variabel proses, misalnya proses
kimiawi, fisika, biologi, ekonomi, dan sebagainya.
5. Sistem
Kombinasi atau kumpulan dari berbagai komponen yang beke rja secara
bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu.
6. Diagram blok
Bentuk kotak persegi panjang yang digunakan untuk mempresentasikan model
matematika dari sistem fisik. Contohnya adalah kotak pada gambar 2.1 atau 2.2
7. Fungsi Alih (Transfer Function)
Perbandingan antara keluaran(output) terhadap masukan(input) suatu sistem
pengendalian. Suatu misal fungsi alih sistem pengendalian loop terbuka gambar
2.1 dapat dicari dengan membandingkan antara output terhadap input. Demikian
pula fungsi alih pada gambar 2. 3.
8. Sistem Pengendalian Umpan Maju
Sistem kendali ini disebut juga sistem pengendalian loop terbuka . Pada sistem
ini keluaran tidak ikut andil dalam aksi pengendalian sebagaimana dicontohkan
gambar 2.1. Di sini kinerja kontroler tidak bisa dipengaruhi oleh input referensi.
9. Sistem Pengendalian Umpan Balik
Istilah ini sering disebut juga sistem pengendalian loop tertutup . Pengendalian
jenis ini adalah suatu sistem pengaturan dimana sistem keluaran pengendalian
ikut andil dalam aksi kendali.
 KLIK DISINI UNTUK LIHAT SELENGKAPNYA
KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD FILENYA
KLIK DISINI UNTUK PRINT 12 HALAMAN
KLIK DISINI UNTUK TAMPILAN HTML

SIMULATOR UNTUK PENGAJARAN SISTEM KONTROL

Sistem kontrol merupakan teknologi kunci
untuk otomasi industri. Karena itu, ilmu kontrol
menjadi penting dalam berbagai program studi
seperti Teknik Fisika, Teknik Kimia, Teknik
Elektro, maupun Teknik Mesin. Untuk memahami
sistem kontrol, ilmu dasar yang harus dikuasai
para mahasiswa terbentang mulai dari teori
sistem dinamik, pemodelan, analis domain waktu,
analisis domain frekuensi, hingga ilmu kontrol
lanjut. Dari pengalaman dan survey yang
dilakukan pada para mahasiswa, ilmu-ilmu ini
cukup berat untuk dipelajari secara teoritis tanpa
praktek yang memadai. Sayangnya, peralatan
sistem kontrol seperti mini-plant, sensor,
transmitter, controller, actuator dan lain-lain relatif
 mahal untuk digunakan sebagai dipakai
praktikum. Karena itu simulator menjadi pilihan
yang ekonomis.
Membuat simulator sistem kontrol cukup
mudah, selama perangkat bantu yang dipilih
tepat guna. Ukuran tepat guna tersebut, tentunya
harus disesuaikan dengan kondisi pemakai,
pembuat dan metode pengajaran.
Dalam konteks perkuliahan, pemakai
simulator yang utama adalah dosen dan
mahasiswa. Pada umumnya, dosen ingin
simulator yang mampu mendemokan berbagai
konsep yang ingin disampaikannya selama
pengajaran. Sementara itu mahasiswa menuntut
simulator yang dapat dirangkai dengan bebas
untuk membentuk berbagai sistem, kemudian
dicoba-coba dengan berbagai kasus.

KOMPONEN DASAR SISTEM KONTROL

5. 1 SENSOR DAN TRANSMITER
Sensor: menghasilkan fenomena,
berhubungan dengan variabel proses yang diukur. Trasmiter: mengubah fenomena ini ke
dalam sinyal yang dapat ditransmisikan.
Ada 3 hal penting:
1) Range of the instrument: harga yang rendah dan tinggi
Misal: sensor/transmiter tekanan yang telah dikalibrasi untuk mengukur tekanan proses
antara 20 psig dan 50 psig
2) Span of the instrument: beda antara harga tinggi dan rendah; dari contoh berarti
spannya 30 psi.
3) Zero of the instrument: harga range yang rendah; dari contoh berarti zeronya 20 psig.
Untuk menggambarkan perilaku sensor/transmiter:
Gain of a sensor/transmitter (rasio antara span keluaran dan span masukan).
Ada 2 jenis gain:
1) Gain yang konstan

2) Gain sebagai sebuah fungsi
5. 2 CONTROL VALVE
Control valve merupakan elemen kontrol akhir yang umum. Ia bekerja sebagai
sebuah pembatasan yang berubah-ubah (variable restricton) dalam pipa proses.
• Aksi control valve
Pertanyaan Tindakan apa yang kita inginkan terhadap valve saat suplai energinya gagal
Jawabannya berkaitan dengan posisi gagal (fail position) dari valve.
Pertimbangan utama: safety.
Ada 2 jenis control valve berdasarkan suplai udara, yaitu:
1) Fail-open (FO) atau air-to-close (AC)
2) Fail-closed (FC) atau air-to-open (AO)

• Control valve sizing
adalah prosedur perhitungan koefisien aliran valve (C V); disebut juga metode CV.
Koefisien CV : jumlah US gallon per menit air yang mengalir melalui valve yang terbuka
lebar dengan pressure drop 1 psi yang melewati valve.
Masing- masing manufaktur berbeda-beda dalam menghitung CV.
• Seleksi pressure drop disain
Control valve dapat mengubah laju alir hanya dengan menghasilkan atau menyerap
pressure drop (PD) dari sistem. Secara ekonomi PD berarti rugi karena tekanan biasanya
berasal dari pompa atau kompresor. Sehingga PD harus rendah. Tapi:
PD rendah ⇒ ukuran valve besar ⇒ initial cost besar, dan sebaliknya.
Kompromi:
• PD 20-50% dari total PD dinamik keseluruhan sistem pipa
• Aturan yang umum PD 25% atau 10 psi
Aktual: tergantung situasi dan kebijakan perusahaan
• Karakteristik aliran control valve
Agar mencapai pengontrolan yang baik lup kontrol seharusnya mempunyai
personalitas tetap
Ini berarti seluruh proses (didefinisikan sebagai kombinasi dari
sensor/transmiter/unit proses/valve) seharusnya mempunyai gain, konstanta waktu, dan
dead time sekonstan mungkin. Sistem yang mempunyai personalitas tetap disebut sistem
linear.
Sifat alamiah kebanyakan proses adalah nonlinear, maka sensor/transmiter/unit
proses juga nonlinear. Karakteristik aliran vontrol valve: hubungan antara aliran melalui
valve dan posisi valve yang divariasikan dari 0 - 100%.
Ada 2 tinjauan:
• karakteristik aliran inheren (inherent flow characteristic): berhubungan dengan pressure
drop (PD) yang melewati katup tetap
♦ karakteristik aliran terpasang (installed flow characteristics): karakteristik yang
diobservasi saat katup berada dalam berbagai PD dan perubahan lain dalam sistem.
Bentuk kurva diperoleh dengan kontur permukaan sumbat katup kemudian ke dudukan
(seat) katup. Ketiga kurva karakteristik itu adalah:
♦ karakteristik aliran linear: aliran secara langsung proporsional dengan jumlah lintasan
katup (valve travel) atau posisi katup. Lintasan katup 50%, aliran yang melalui katup
adalah 50% dari aliran maksimum.
♦ karakteristik aliran persentase sama: aliran sangat kecil saat memulai posisi katup, tapi
terbuka mendekati posisi buka penuh aliran naik (rangeability besar)
♦ karakteristik aliran bukaan cepat (quick opening): aliran besar pada posisi katup rendah
(rangeability kecil)

KLIK DISINI UNTUK LIHAT SELENGKAPNYA
KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD FILENYA

FILOSOFI DASAR SISTEM KONTROL

1. 1 Obyektif Sistem Kontrol Automatis
Sebuah pabrik Kimia (chemical plant) adalah susunan unit-unit proses (reaktor,
pompa, kolom destilasi, absorber, evaporator, tangki, dsb.) yang terintegrasi satu sama lain
secara sistematik dan rasional.
Obyektif keseluruha n pabrik tersebut adalah untuk
mengubah bahan baku tertentu (input feedstock) menjadi produk yang diinginkan dengan
menggunakan sumber daya energi yang tersedia, dengan cara yang sangat ekonomis.
Selama beroperasi, suatu pabrik harus terpenuhi beberapa kebutuhan yang
ditentukan oleh pendisainnya dan kondisi teknik, ekonomi dan sosial yang umum terutama
dengan adanya pengaruh-pengaruh luar (gangguan) yang sangat menantang.

Dalam melakukan studi proses penting untuk diketahui bahwa proses yang
berlangsung di Industri Kimia sesungguhnya (real world) berjalan secara dinamik, yakni
variabel- variabel yang menentukan terjadinya proses itu berubah-ubah terhadap waktu.
Agar proses itu berjalan sesuai dengan target-target yang ditentukan, maka proses itu harus
dikontrol secara automatis.
Target-target proses yang tersebut antara lain adalah:
1. Terjaminnya keselamatan (safety) baik bagi buruh maupun peralatan yang ada.
2. Terjaganya kualitas produk, misalnya komposisi produk, warna, dll. pada keadaan yang
kontinyu dan dengan biaya minimum.
3. Proses berlangsung sesuai dengan batasan lingkungan, maksudnya adalah limbah yang
dihasilkan oleh proses tersebut tidak melebihi ambang batas lingkungan.
4. Proses berlangsung sesuai dengan batasan-batasan operasinya. Berbagai jenis peralatan
yang digunakan dalam sebuah pabrik kimia memiliki batasan (constraint) yang inherent
untuk operasi peralatan tersebut. Batasan-batasan itu seharusnya terpenuhi di seluruh
operasi sebuah pabrik. Contohnya pompa harus menjada net positive suction head
tertentu; tangki seharusnya tidak overflow atau menjadi kering; kolom distilasi
seharusnya tidak terjadi banjir (flood); suhu pada sebuah reaktor katalitik seharusnya
tidak melebihi batas atasnya sehingga katalis menjadi rusak.
5. Ekonomis: Operasi
sebuah pabrik harus sesuai dengan kondisi pasar, yakni
ketersediaan bahan baku dan permintaan produk akhirnya. Oleh karena itu, harus
seekonomis mungkin dalam konsumsi bahan baku, energi, modal, dan tenaga kerja. Hal
ini membutuhkan pengontrolan kondisi operasi pada tingkat yang optimum, sehingga
terjadi biaya operasi yang minimum, keuntungan yang maksimum, dan sebagainya.
Agar studi proses berhasil dengan baik, maka perlu dilakukan pemodelan
(modeling), yakni dengan membuat suatu persamaan differensial fungsi waktu (dinamik).
Untuk dapat melakukan pemodelan diperlukan penguasaan akan prinsip-prinsip rekayasa
proses (prinsip-prinsip termodinamika, aliran fluida, perpindahan panas, proses separasi,
proses reaksi, dll.)dan matematika. Model yang sudah dibangun selanjutnya dibuat
simulasi komputer.

LIHAT SELENGKAPNYA KLIK DISINI
DOWNLOAD FILE TYPE PDF KLIK DISINI

DASAR SISTEM KONTROL EE-3133

 SISTEM KONTROL

I.Konsep dan Penegrtian Sistem Kontrol
Cerita kasus : kehidupan sehari-hari,
- Kasus Pendingin
- Kasus kecepatan
- Kasus pemanas
- Kasus lainnya ( Sistem Komunikasi )
I.1. System terkontrol/terkendali ( Controlled system ).
System terkontrol/terkendali : system yang dapat dikontrol/dikendalikan baik
secara langsung maupun tak langsung.
a. System terkendali langsung ( on-line controlled system ) loop terbuka
b. System terkendali langsung loop tertutup, dengan umpan balik
Latar belakang kontrol / kendali :
Terjadinya keluaran/hasil yang menyimpang dari harapan
Diperlukan dinamika output sesuai dengan harapan
Tujuan kontrol / kendali :
Untuk mendapatkan keluaran/hasil dengan criteria :
a. Sesuai dengan harapan.
b. Peningkatan qualitas output
1.1. CONTROL PROBLEM
Pada dasarnya masalah kontrol/kendali adalah masalah menentukan/seting nilai
parameter sistem/input agar diperoleh output yang sesuai dengan harapan.
Untuk menentukannya diperlukan pemahaman karakteristik fisis dari sistem.
Karakteristik sistem didapatkan dari model sistem, dan keluaran sistem funsi waktu.
Keluaran sistem sebagai fungsi waktu ( solusi persamaa differensial lengkap)
Model sistem ( model dinamika sistem ) biasanya di nyatakan dalam bentuk –bentuk :
a. Pesamaan differensial-Solusinya
b. Fungsi transfer
c. Diagram blok
d. Diagram aliran sinyal ( Signal Flow diagram )
1.2.Persamaan Diferensial
Sistem dinamis biasa dimodelkan secara matematik dengan bentuk persamaan
differensial.
x sebagai variable keadaan sistem, y atau u biasanya input keadaan sistem
x adalah solusi persamaan differensial/respon sistem/output sistem terhadap suatu input.
1.3.Transformasi Laplace
Transformasi Laplace dalam sistem kontrol digunaan untuk :
a. Memodelkan sistem dalam variable laplace( P Diff laplace)
b. Memudahkan solusi lengkap pesamaan differensial, karena solusi pers. Diff dapat
dengan mudah dengan bantuan tranformasi Laplace.
Definisi :
F(s) = L f(t); L= operator Transformasi Laplace
F(t) = L-1 [F(s)]; L-1 = operator Transformasi Laplace balik
Bentuk umum
F(s) = ∫ f(t) e-st dt ; Transformasi Laplace
∫ F(s) est ds ; Transformasi Laplace balik
F(t) =
Penggunaan trasformasi Laplace :
1. model sistem .
Sistem dinamik dalam sistem persamaan differensial:
Model sistem dalam variable laplace :
[aos2 + a1s + a2] . x(s) = b u(s)
Model sistem tersebut dapat dinyatakan sebagai fungsi transfer :
x(s) = output ; u(s) = input
ao,a1,a2 dan b = konstanta 2, dari sistem
2. Solusi pesamaan diferensial dengan transfomasi Laplace.
Output sistem :
                      1
X(s)= --------------------- x b.U(s)
           [aos2 + a1s + a2]
X(s) merupakan bentuk output( solusi pers. diff), dan x(t) dicari dengan
transformasi Lapalce balik dari X(s), dengan bantuan tabel laplace.
lihat selengkapnya klik disini
Download file Pdf  klik disini

ENERGI

ENERGI
Ø       Disebut juga dengan tenaga.
Ø       Adalah kemampuan yang diperlukan untuk melakukan usaha.
Ø       Dijumpai dalam berbagai bentuk.
Ø       Tersusun oleh banyak atom.
Ø       Atom adalah satuan unit terkecil.
Ø       Dibentuk dari perpindahan satu atom dengan atom yang lain.
Ø       Pada manusia memiliki sumber energi utama yaitu makanan yang akan dicerna oleh sistem pencernaan dalam reaksi kimia.
Ø       Benda yang dapat menghasilkan energi disebut sumber energy.

SUMBER ENERGI
1.    Matahari
2.    Air
3.    Gas
4.    Minyak bumi
5.    Listrik
6.    Batu bara
7.    Angin
8.    Makhluk hidup

BENTUK-BENTU ENERGI
1.    Energi panas/kalor yaitu energi yang dimiliki oleh suatu benda karena suhunya (benda yang panas).
2.    Energi cahaya yaitu energi yang dihasilkan oleh benda yang bercahaya.
3.    Energi bunyi yaitu energi yang yang dihasilkan dari benda yang bergetar/sedang bergerak.
4.    Energi listrik yaitu energy yang dihasilkan oleh arus listrik.
5.    Energi kinetik/energi gerak yaitu energi yang dimiliki oleh benda-benda yang sedang bergerak.
6.    Energi kimia yaitu energi yang tersimpan dalam suatu zat, dalam bentuk ikatan-ikatan kimia. Ex : dalam makanan, batu bara, bensin dll.
7.    Energi nuklir yaitu energi yang  dihasilkan oleh bahan radioaktif . Energi ini tersimpan dalam elemen.
8.    Energi potensial yaitu energi yang dimiliki oleh suatu benda karena kedudukannya. Energi ini termasuk dalam energi  yang tersimpan.
9.    Energi potensial gravitasi yaitu energi yang tersimpan pada benda yang berada pada ketinggian tertentu.
10.                     Energi potensial pegas yaitu energi yang tersimpan dalam pegas. Energi ini akan tersimpan dalam benda yang dapa melenting/per. Jika benda yang memiliki per dilepas maka energy potensial yang dimiliki akan berubah menjadi energi kinetik.

SUMBER ENERGI PANAS
ü       Satuan panas adalah derajat.
ü       Energi panas disebut juga kalor yaitu energi yang dihasilkan oleh benda yang menimbulkan panas.
ü       Satuan kalor adalah kalori.
ü       1 kalori = 4,2 joule.
ü       Macam sumber energi panas :
a.               Gesekan benda
·                  Selain dapat menibulkan panas juga dapat menimbulkan bahaya.
·                  Ex : 1. Gesekan ban mobil dengan aspal.
  2. Gesekan batang korek api dengan bidangnya dapat menimbulkan api.

b.               Api
·                  Panas api dapat diperoleh dari :
1.               Kompor minyak tanah
2.               Lilin
3.               Kayu
4.               Korek api
5.               Kompor gas
6.               Kompor listrik

·                  Energi panas api dapat dimanfaatkan untuk :
1.             Memasak
2.             Membakar sampah
3.             Penerangan
4.             Pemanas ruangan/tungku pemanas
5.             Menyetrika
6.             Api unggun

c.                Matahari
·                  Merupakan sumber energi utama.
·                  Pancaran panasnya ke bumi secara radiasi.
·                  Panas permukaan matahari mencapai 6.000 derajat Celcius.
·                  Panas bagian dalam mencapai 16 juta derajat Celcius.
·                  Dimanfaatkan oleh makhluk hidup. Oleh tumbuhan untuk proses fotosintesis. Oleh manusia dan hewan untuk pertumbuhan tulang.
·                  Energi panas dimanfaatkan oleh manusia, terutama untuk :
1.               Pembangkit tenaga listrik.
2.               Menggerakkan mobil.
3.               Mengeringkan pakaian.
4.               Mengeringkan bahan makanan.

d.               Panas bumi
·                  Panas berasal dari dalam bumi yang disebut panas bumi.
·                  Energi panas bumi disebut endogen.
·                  Dimanfaatkan untuk :
1.               Pembangkit tenaga panas bumi.
2.               Memanaskan air sehingga menghasilkan uap. Uap panas dimanfaatkan untuk memutar turbin yang  menyebabkan generator bergerak. Generator dapat menghasilkan listrik.

e.               Batu bara
·                  Batu bara dihasilkan dari penumpukan tumbuhan tropis yang  telah mati ribuan tahun yang lalu.
·                  Jenis tumbuhan yang dapat menghasilkan batu bara yaitu :
1.               Galamariaceae
2.               Lapidodendrale
3.               Pteridospermae

·                  Manfaat batu bara yaitu :
1.               Bahan bakar kereta api atau kapal laut.
2.               Bahan mentah bensin tiruan.
3.               Bahan bakar pembangkit listrik.
4.               Keperluan industri.
5.               Memasak.

ü       Alat pengukur panas adalah termometer.
ü       Macam termometer ada 4 yaitu :
a.               Termometer Celcius (C).
b.               Termometer Reamur (R).
c.                Termometer Kelvin (K).
d.               Termometer Fareinheit (F).

ü       Benda yang  dapat menghasilkan panas yaitu :
a.               Solder listrik
b.               Api yang bernyala
c.                Sinar matahari
d.               Setrika

ü       Kegiatan manusia yang menggunakan energi panas yaitu :
a.               Memasak air
b.               Menggoreng makanan
c.                Memasak makanan/sayur
d.               Menggososk baju

ü       Ada 3 macam termometer menurut fungsinya :
a.               Termometer laboratorium
b.               Termometer badan
c.                Termometer dinding

TABEL SKALA TERMOMETER (DERAJAT)

KEADAAN
C
R
F
K
AIR MENDIDIH
100
80
212
373
ES MENCAIR
0
0
32
273

SKALA PERBANDINGAN


C : R : F : K = 5 : 4 : (9 + 32) : (273 + K)


PERPINDAHAN PANAS
ü       Panas bersifat dapat berpindah dari benda yang bersuhu tinggi ke benda yang bersuhu rendah.
ü       Perpindahan panas dapat dengan perantara atau tanpa perantara.
ü       Cara perpindahan panas ada 3 macam yaitu :
1.              Konduksi
·       Yaitu suatu perpindahan panas melalui zat perantara dengan cara merambat.
·       Zat perantaranya adalah zat padat.
·       Ex :
a.               Lilin yang ditempelkan pada tembaga kemudian dipanaskan dengan api akan meleleh dalam waktu yang cepat.
b.               Memanaskan sendok. Pertama panas akan terasa di bagian ujung sendok dan kemudian merambat ke seluruh sendok.

·       Konduktor adalah penghantar panas yang baik. Contohnya seperti barang yang terbuat dari logam.
·       Isolator adalah penghantar panas yang tidak baik/buruk. Contohnya seperti kaca, kayu, plastik.

2.              Konveksi
·    Yaitu suatu cara perpindahan panas dengan cara mengalir.
·    Zat perantara/medium dapat berupa zat cair dan gas.
·    Ex :
a.               Terjadinya angin laut yaitu angin yang bergerak dari laut ke darat. Serta angin darat yaitu angin yang bergerak dari darat ke laut.
b.               Saat merebus air dalam ketel/panci, air yang berada di dasar ketel akan panas terlebih dahulu. Kemudian air akan bergerak naik dan menjadi lebih ringan. Karena air di bagian atas itu lebih berat, kemudian akan turun. Akibatnya terjadi perpindahan air. Dan terjadilah aliran air. 
c.                Saat  menyalakan api, sekitar badan kita akan terasa panas.

3.              Radiasi
·       Yaitu perpindahan panas tanpa melalui zat perantara dengan cara memancar.
·       Ex :
a.               Panas matahari ke bumi.
b.               Panas api unggun.

4.              Peralatan yang berprinsipkan perpindahan energi
·       Ex :
a.    Alat pemanas air dengan tenaga surya/matahari, perpindahan secara radiasi.
b.    Solder dan setrika listrik, perpindahan secara konduksi.
c.    Baling-baling, perpindahan secara konveksi.

ENERGI ALTERNATIF
1)              Energi angin
·       Pertimbangan untuk menggunakan energi angin adalah  :
a.               Murah.
b.               Aman dalam pemakaian.
c.                Bersih dari polusi.
d.               Bebas dari bahan bakar.

·       Dimanfaatkan untuk :
a.               Menggerakkan kincir angin.
b.               Menggerakkan perahu layar dan selancar.
c.                Membantu penyerbukan.
d.               Membantu penyebaran biji pada tumbuhan.
e.               Mengeringkan pakaian.
f.                  Untuk olahraga.
g.               Untukmenggerakan turbin angin (aerogenerator)


2)              Air terjun
·       Untuk sarana objek wisata.
·       Untuk menghasilkan pembangkit listrik tenaga listrik.
·       Semakin cepat arus yang mengalir maka semakin cepat kincir air berputar dan semakin besar arus listrik yang dihasilkan.
·       Ex :
a.               PLTA Jatiluhur di Purwakarta.
b.               PLTA Karangkates di Malang - Jawa Timur.
c.                PLTA Asahan di Medan - Sumatera Utara.

3)              Energi gas
·       Sumber utamanya adalah LPG (Liquid Petroleum Gas).
·       Lebih ramah lingkungan karena tidak menimbulkan asap.
·       Energi gas bermanfaat untuk :
a.               Pembangkit listrik
b.               Industri
c.                Transportasi
d.               Memasak makanan dan minuman.

4)              Energi biodesel
·       Sumbernya dari kelapa sawit.
·       Digunakan untuk bahan bakar mesin diesel.
 
5)              Energi bioetanol
·       Sumbernya dari tetes tebu.

Manfaat energi alternative
a.    Pemanfaatan energi pasang. Aliran air akibat terjadinya pasang air laut akan menggerakan turbin pada generator. Pasang air laut dapat terjadi akibat adanya gravitasi bulan dan matahari.
b.    Energi panas matahari dimanfaatkan dalam proses pengawetan makanan (pengeringan).
c.    Energi matahari dapat dimanfaatkan untuk kendaraan bertenaga surya.
d.    Energi panas matahari dan angin untuk membantu mengeringkan pakaian.
e.    Energi angin untuk menggerakkan kincir angin pada Pembangkit Listrik Tenaga Angin.
f.      Energi panas matahari untuk pembangkit listrik tenaga panas bumi. Ex : Pembangkit Listrik di Kamojang (Jawa Barat) dan Dataran Tinggi Dieng (Jawa Tengah).
g.    Energi air dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin pada generator Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).
h.    Energi panas matahari untuk pemanas air dan penghangat ruangan. Alat yang digunakan disebut panel surya. Panel surya akan menyimpan energi matahari untuk diubah  menjadi energi listrik kemudian diubah menjadi energi kalor.

ENERGI LAIN
I.           Energi kimia
· Yaitu energi yang  terdapat dalam bahan-bahan yang bersifat kimia.
· Energi ini timbul karena adanya reaksi kimia yaitu perubahan materi yang menyangkut struktur dalam molekul suatu zat.
· Bahan-bahan yang bersifat kimia  antara lain :
a.               Makanan
b.               Batu bara
c.                Aki
d.               Bahan bakar
e.               Minyak bumi
f.                  Baterai

·    Bahan yang bisa menimbulkan energi kimia yaitu :
a.               Baterai
b.               Bahan bakar
c.                Batu bara
d.               Makanan
e.               Minyak bumi
f.                  Aki

II.         Energi gerak
· Yaitu energi yang dihasilkan oleh benda-benda yang bergerak.
· Disebut energi kinetis.
· Ex : angin yang bertiup dan air yang mengalir.
· Besar kecilnya energi gerak tergantung pada :
a.               Kecepatan gerak benda, semakin cepat benda bergerak maka energinya akan makin besar energinya. Semakin lambat benda bergerak maka akan semakin kecil energinya.
b.               Berat benda, semakin berat suatu benda maka akan semakin besar energinya. Semakin ringan suatu benda maka semakin kecil energinya.
 
III.      Energi listrik
· Yaitu energi yang timbul dari aliran listrik.
· Satuan tegangan listrik disebut Volt (V).
· Alat untuk mengukur tegangan listrik adalah Voltmeter.
· Watt (W) adalah satuan energi listrik setiap detik. Disebut juga dengan daya listrik.
· Alat untuk mengukur arus listrik adalah Amperemeter.
· Satuan arus listrik disebut Ampere (A).
· Satuan hambatan listrik disebut Ohm (Ω).
· Alat untuk mengukur hambatan listrik adalah Ohmmeter.
· Alat gabungan untuk mengukur arus listrik, tegangan listrik dan hambatan listrik adalah multimeter (avometer).  
· Bermanfaat untuk :
a.               Penerangan.
b.               Penggerak motor.
c.                Alat rumah tangga.

· Energi listrik dalam rumah tangga yaitu :
a.               Kipas angin
b.               Setrika
c.                Kulkas
d.               Mesin cuci
e.               Blender
f.                  Micromave
g.               Dll.


· Sifat-sifat arus listrik :
a.               Mengalir dari daerah yang bermuatan banyak (kutub positif) ke daerah yang bermuatan listrik sedikit (kutub negative).
b.               Hanya dapat merambat melalui suatu penghantar yang baik (konduktor).

· Sumber listrik antara lain :
a.               PLN merupakan sumber listrik utama.
b.               Generator merupakan sumber energi listrik yang terbesar. Mengubah energi gerak menjadi energi listrik. Terdiri dari magnet dan kumparan.
c.                Baterai dapat mengubah energi kimia menjadi energi  listrik. Baterai berisi zat kimia. Bagian luarnya terdiri dari logam, lapisan seng yang digunakan sebagai kutub negative, batang arang pada bagian tengah yang ujungnya terdapat tembaga dan bertindak sebagai kutub positif.
d.               Dinamo sepeda dapat mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Dinamo sepeda terdiri dari magnet berbentuk tabung dan kumparan (kawat yang digulung secara teratur).
e.               Aki (akumulator/elemen basah) dapat mengubah energi kimia menjadi energi listrik. Aki berisi zat kimia cair.
f.                  Elemen volta. Penemu elemen volta adalah Alessandro Volta. Elemen volta terdiri dari lempeng seng (Zn) dan lempeng tembaga (Cu) yang tercelup dalam suatu larutan asam sulfat (H2SO4). Lempeng seng dan H2SO4 akan bereaksi dan menghasilkan muatan negative.  Reaksi antara H2SO4 encer dan tembaga akan menghasilkan muatan positif. Muatan listrik akan bersifat sementara/bertahan sebentar karena muatan listrik akan terhalang oleh gelembung   gas.

· Jenis pembangkit tenaga  listrik yaitu :
a.               PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air)
b.               PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel)
c.                PLTU (Pembangkit Listriik Tenaga Uap)
d.               PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir)
e.               PLTG (Pembangkit Listrik Tenaga Gas)
f.                  Pembangkit Listrik Tenaga Matahari (Surya)
g.               Pembangkit Listrik Tenaga Angin
h.               Pembangkit Listrik Tenaga Geothermal/panas bumi

· Rangkaian listrik yang disusun secara sejajar akan menghasilkan  rangkaian pararel. Rangkaian listrik yang disusun secara berderet disebut rangkaian seri.

· Cara member muatan listrik pada suatu benda yaitu :
a.    Digosok-gosok sehingga electron akan berpindah dari benda satu ke benda yang lain. Benda yang elektronnya berpindah akan bermuatan positif dan benda yang kelebihan electron akan bermuatan negative.
b.    Penyentuhan. Benda konduktor yang bermuatan listrik disentuhkan ke keonduktor lain yang tidak bermuatan listrik, maka kedua konduktor akan berbagi muatan.
c.    Induksi yaitu dengan memberi muatan kepada benda netral yang berada di dekatnya tanpa menyentuh benda tersebut.

· Perbedaan Rangkaian Seri dan Rangkaian Pararel :
RANGKAIAN SERI
PERBEDAAN
RANGKAIAN PARAREL
BERBEDA
TEGANGAN LISTRIK TIAP LAMPU
SAMA
KECIL
DAYA LISTRIK
BESAR
REDUP/KURANG TERANG
CAHAYA LAMPU
TERANG
BESAR
ARUS LISTRIK YANG MENGALIR
KECIL
SEDIKIT/HEMAT
KEBUTUHAN KABEL
BANYAK/BOROS
BESAR
HAMBATAN
KECIL
AKAN PADAM
BILA SATU LAMPU PADAM LAMPU YANG LAIN
TIDAK IKUT PADAM
CEPAT HABIS
KETAHANAN BATERAI
TAHAN LAMA

·       Macam listrik :
a.    Listrik dinamis merupakan pengaruh listrik  yang ditimbulkan oleh benda yang dialiri oleh arus listrik.
b.    Listrik statis merupakan merupakan pengaruh listrik yang ditimbulkan oleh benda yang tidak dialiri arus listrik/muatan listrik yang diam.

Rumus untuk menghitung energi listrik pada alat-alat listrik :

daya  x  jam  x  hari
Energi =                                                                        =  ……. Kwh
1000

Keterangan :                                                                      
1 kilowatt               = 1.000 watt
Kwh                            = kilowatt hours = kilowatt jam
1 Kwh                             = 1.000 x 3.600 = 3.600.000 joule = 3.600.000 watt

Ex :
Sebuah lampu mempunyai daya sebesar 20 watt dan menyala selama 4 jam dalam sehari. Hitunglah energi yang dikeluarkan oleh lampu tersebut !

Jawab :
Diketahui :
Daya               = 20 watt
Waktu               = 4 jam/hari

Ditanya :
Energi yang dihasilkan lampu ?

Jawab :

daya  x  jam  x  hari
Energi                            =                                                                       
1000
20  x  4  x  1
                            =                                                                       
1000
                            = 0.08 Kwh
                            = 288.000 watt

Perbandingan antara arus, tegangan dan daya listrik :

                            Daya
Arus               =
                            Tegangan

Keterangan :
Arus                             = Ampere
Tegangan               = Volt
Daya                             = Watt

PERUBAHAN ENERGI LISTRIK
A.              Dasar peruabahan bentuk energy
·       Dasarnya adalah HUKUM KEKEKALAN ENERGI
“Energi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan. Akan tetapi energi dapat berubah bentuk dari bentuk yang satu ke bentuk yang lain”

B.              Macam perubahan bentuk energi
· Energi listrik dapat diubah menjadi energi panas, energi cahaya, energi gerak, energi kimia dan energi bunyi. 
· Ex :
a.               Energi listrik menjadi energi panas dan cahaya. Ex : televisi, lampu neon dll.
b.               Energi listrik menjadi energi panas. Ex : setrika listrik, rice cooker, dll.
c.                Energi listrik menjadi energi gerak dan kinetic. Ex : kipas angin, pahat listrik, bor listrik, blender, mixer, motor listrik, dll.
d.               Energi listrik menjadi menjadi energi bunyi. Ex : radio, tape recorder, televisi, telephon, mikrofon dll.
e.               Energi listrik menjadi energi kimia. Ex : penyetruman aki/accu.
f.                  Energi gerak menjadi energi listrik. Ex : Dinamo
g.               Energi gerak menjadi energi bunyi. Ex : gitar, rebana, biola, dll
h.               Energi cahaya menjadi energi panas. Ex : kaca suyankanta/kaca pembesar/lup dapat membakar kertas.


ENERGI POTENSIAL DAN ENERGI KINETIK
a.   Energi Potensial
·       Adalah energi yang dimiliki suatu benda karena kedudukannya.
·       Rumus :

Ep = F x h = m x g x h

Keterangan :
Ep              = Energi Potensial (joule/erg)
m              = massa (kilogram/gram)
g              = kecepatan gravitasi (meter/sekon2 atau sentimeter sekon2) 
h              = tinggi benda (meter atau sentimeter)

·       Ex :
Sebuah mobil yang massanya 5.000 kg bergerak dari titik A dan berhenti di titik B (daerah tanjakan). Jarak mobil di titik B (pada daerah tanjakan) adalah 8 meter. Hitunglah energi potensial ketika mobil berada pada posisi A dan posisi B !

Jawab :
Diketahui  :
m               = 5.000 kg
ho               = 0 m
h1               = 8 m
g              = 9,8 m/s2

Ditanyakan :
1. Ep di titik A?
2. Ep di titik B?

Jawab :
1. Ep di titik A
              Ep di titik A               = m x g x ho
                                          = 5.000 kg x 9,8 m/s2 x 0
                                          = 0 joule

                            2. Ep di titik B               = m x g x h1
                                                                      = 5.000 kg x 9,8 m/s2 x 8 m
                                                                      = 329.000 joule

b.   Energi Kinetik/energi gerak
·       Adalah energi yang dimiliki suatu benda yang sedang bergerak.
·       Rumus :

Ek = ½ x m x v2

Keterangan :
Ek              = Energi Kinetik (joule/erg)
m              = massa (kilogram/gram)
v              = kecepatan (meter/sekon atau sentimeter/sekon)

·       Ex:
Sebuah benda bermassa 10 kg, bergerak dengan kecepatan 400 cm/s. Berapa besar energy kinetik?

Jawab :
Diketahui :
m              = 10 kg
v              = 400 cm/s              = 4 m/s

Ditanyakan :
Energi kinetik ?

Jawab :
Ek               =  ½ x m x v2
                                          = ½ x 10 kg x 42
                                          = 80 joule

DLL yang disiapkan Jika Cheat tidak tampil

d3dx43.dll (Folder PB)
msvcp100.dll (Folder PB)
msvcr100.dll (Folder PB)
d3dx9_42.dll (system32)
msvcp100d.dll (system32)
msvcr100d.dll (system32)
Atau kalian ingin yang sudah dipaketkan,
[-] DLL Folder PB <<< Jadi simpan dll yang ada di .rar ke dalam Folder PB mu.
[-] DLL System32 <<< Jadi simpan dll yang ada di .rar ke
  • C:\Windows\System (Windows 95/98/Me)
  • C:\WINNT\System32 (Windows NT/2000)
  • C:\Windows\System32 (Windows XP, Vista, 7)
Jika kamu menggunakan Windows versi 64-bit , kamu harus tempatkan .dll nya di C:\Windows\SysWOW64\
Apabila kalian masih tidak mengerti silahkan tinggal komentar kalian di bawah ini.
Terima Kasih ^_^
Download Multy Injector KLik Disini (untuk lost saga)
Download Multy Injector + processes KLik disini (untuk Geme Ofline)

Daftar isi Blog

Widget By: [Akhmad Andryan]

Update status FB Via BB - I-pade

http://hadi.web.id/fb.html http://hadi.web.id/facebook.html